Badai Matahari Terdahsyat yang Pernah Tercatat
Badai matahari saat ini menjadi topik pembicaraan yang lagi “in”, baik di media surat kabar, televisi, maupun internet.
Para
ilmuwan menganggap Badai Matahari merupakan gejala alam yang biasa
terjadi akibat karakteristik matahari itu sendiri. Namun adapula yang
menghubung-hubungkan fenomena badai Matahari ini dengan
Ramalan Suku Maya tentang akhir jaman.
Badai
matahari itu sendiri terjadi ketika matahari mengeluarkan gelombang
elektromagnetik ke luar orbit yang berbentuk ledakan-ledakan yang sangat
dahsyat sehingga menembus pelindung Bumi yakni
atmosfer dan
magnetosfer.
Jika
efek ledakan berupa hantaman mengenai satelit dan jaringan
telekomunikasi dapat menimbulkan kerusakan alat komunikasi dan
elektronik di Bumi. Badai matahari dibagi menjadi beberapa kategori.
Kelas X untuk badai terkuat, Kelas M untuk tingkat menengah, dan kelas C
paling lemah.
Berikut Badai Matahari terdahsyat yang pernah tercatat dalam sejarah.1859Badai Matahari yang terjadi pada 1 September 1859 pukul 11:18 ini diberi nama
Event Carrington,
sesuai dengan nama orang yang mengabadikan peristiwa ini, yaitu Richard
Carrington, seorang astronom. Badai Carrington merupakan ledakan
matahari pertama yang didokumentasikan. Richard mendokumentasikan
peristiwa ini menggunakan teleskop observatorium pribadinya dan membuat
sketsa bintik matahari. Menurut ilmuwan NASA, peristiwa ini adalah badai
matahari terbesar yang didokumentasikan dalam 500 tahun terakhir.
National Oceanic Atmospheric Administration (NOAA) menyebutkan
badai matahari Carrington memicu penampakan aurora besar yang dapat
dilihat hingga Karibia. Badai ini menyebabkan komunikasi telegraf global
terganggu dan memicu kebakaran.
1972Badai
matahari besar terjadi pada 4 Agustus 1972, menyebabkan gangguan
komunikasi telepon di beberapa negara bagian, termasuk Illinois, Amerika
Serikat. Ilmuwan NASA mengatakan peristiwa tersebut menyebabkan AT
& T mendesain ulang power system kabel trans atlantiknya.
1989Badai
matahari yang kuat menyebabkan listrik padam di Kanada pada 13 Maret
1989. Akibatnya enam juta orang terpaksa menjalani hidup tanpa listrik
selama sembilan jam. Menurut NASA, peristiwa ini telah mengganggu
transmisi tenaga listrik dari stasiun penghasil listrik Hydro Quebec dan
melelehkan beberapa transformator daya di New Jersey. Badai matahari
ini nyaris memiliki skala yang sama dengan Badai Carrington.
2000Ledakan matahari berkelas skala X5 terjadi tepat ketika Perancis merayakan
Bastille Day
tanggal 14 Juli 2000. Akibatnya, beberapa sirkuit satelit memendek dan
beberapa radio padam. Badai matahari ini terkuat sejak tahun 1989.
2003Pada
tanggal 28 Oktober 2003 terjadi Badai Matahari yang mengakibatkan
sensor pesawat ruang angkasa kewalahan mengukurnya. Sensor menunjukkan
skala X28. Namun analisis menyebutkan kekuatan badai matahari mencapai
skala puncaknya di titik X45.
2006Badai
matahari meletus pada 5 Desember 2006. Badai berskala X9 ini berdampak
gangguan pada komunikasi satelit daratan dan sinyal navigasi
Global Positioning System (GPS) selama 10 menit. Karena begitu kuatnya, badai ini juga merusak instrumen imager sinar-X matahari pada satelit GOES 13.