Senin, 12 Maret 2012

Badai matahari terdahsyat

Badai Matahari Terdahsyat yang Pernah Tercatat

Badai matahari saat ini menjadi topik pembicaraan yang lagi “in”, baik di media surat kabar, televisi, maupun internet.

Para ilmuwan menganggap Badai Matahari merupakan gejala alam yang biasa terjadi akibat karakteristik matahari itu sendiri. Namun adapula yang menghubung-hubungkan fenomena badai Matahari ini dengan Ramalan Suku Maya tentang akhir jaman.

Badai matahari itu sendiri terjadi ketika matahari mengeluarkan gelombang elektromagnetik ke luar orbit yang berbentuk ledakan-ledakan yang sangat dahsyat sehingga menembus pelindung Bumi yakni atmosfer dan magnetosfer.

Jika efek ledakan berupa hantaman mengenai satelit dan jaringan telekomunikasi dapat menimbulkan kerusakan alat komunikasi dan elektronik di Bumi. Badai matahari dibagi menjadi beberapa kategori. Kelas X untuk badai terkuat, Kelas M untuk tingkat menengah, dan kelas C paling lemah.

Berikut Badai Matahari terdahsyat yang pernah tercatat dalam sejarah.

1859
Badai Matahari yang terjadi pada 1 September 1859 pukul 11:18 ini diberi nama Event Carrington, sesuai dengan nama orang yang mengabadikan peristiwa ini, yaitu Richard Carrington, seorang astronom. Badai Carrington merupakan ledakan matahari pertama yang didokumentasikan. Richard mendokumentasikan peristiwa ini menggunakan teleskop observatorium pribadinya dan membuat sketsa bintik matahari. Menurut ilmuwan NASA, peristiwa ini adalah badai matahari terbesar yang didokumentasikan dalam 500 tahun terakhir. National Oceanic Atmospheric Administration (NOAA) menyebutkan badai matahari Carrington memicu penampakan aurora besar yang dapat dilihat hingga Karibia. Badai ini menyebabkan komunikasi telegraf global terganggu dan memicu kebakaran.

1972
Badai matahari besar terjadi pada 4 Agustus 1972, menyebabkan gangguan komunikasi telepon di beberapa negara bagian, termasuk Illinois, Amerika Serikat. Ilmuwan NASA mengatakan peristiwa tersebut menyebabkan AT & T mendesain ulang power system kabel trans atlantiknya.

1989
Badai matahari yang kuat menyebabkan listrik padam di Kanada pada 13 Maret 1989. Akibatnya enam juta orang terpaksa menjalani hidup tanpa listrik selama sembilan jam. Menurut NASA, peristiwa ini telah mengganggu transmisi tenaga listrik dari stasiun penghasil listrik Hydro Quebec dan melelehkan beberapa transformator daya di New Jersey. Badai matahari ini nyaris memiliki skala yang sama dengan Badai Carrington.

2000
Ledakan matahari berkelas skala X5 terjadi tepat ketika Perancis merayakan Bastille Day tanggal 14 Juli 2000. Akibatnya, beberapa sirkuit satelit memendek dan beberapa radio padam. Badai matahari ini terkuat sejak tahun 1989.

2003
Pada tanggal 28 Oktober 2003 terjadi Badai Matahari yang mengakibatkan sensor pesawat ruang angkasa kewalahan mengukurnya. Sensor menunjukkan skala X28. Namun analisis menyebutkan kekuatan badai matahari mencapai skala puncaknya di titik X45.

2006
Badai matahari meletus pada 5 Desember 2006. Badai berskala X9 ini berdampak gangguan pada komunikasi satelit daratan dan sinyal navigasi Global Positioning System (GPS) selama 10 menit. Karena begitu kuatnya, badai ini juga merusak instrumen imager sinar-X matahari pada satelit GOES 13.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar